Salam hangat…. Dari Ayam Dingin 😀

Dalam postingan ini saya mempunyai misi campaign untuk hidup sehat yang berawal dari bagaimana kita mengolah bahan baku ayam hingga menjadi sebuah hidangan yang sehat untuk dikonsumsi. Sebenarnya saya juga baru aware mengenai hal ini saat ikut launching kampanye dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia yang dilaksanakan kemarin 6 Oktober 2016 di Jakarta.

Kita tahu ayam adalah jenis daging yang paling banyak dikonsumsi mengingat dari segi pengolahan lebih mudah dan harga lebih terjangkau selain itu daging putih ini memang lebih aman ya tingkat alergi nya pun minim, kebanyakan orang suka dan mengonsumsi ayam. Namun pernahkah kita memerhatikan asupan makanan berbahan dasar ayam dalam segi kesehatan dari mulai proses sanitasi, pemotongan, penyimpanan, hingga pengolahannya? Makan tidak cukup hanya kenyang saja loh, tapi perhatikan juga nilai sehatnya sehingga kita memenuhi kebutuhan yang hakiki dengan memakan makanan yang halal dan baik untuk kesehatan 😀

Salam Buat Mba Chika istrinya Chef Edwin Lau.
Makasih sudah diizinkan photo bareng chef. Peace… 😀

KEMENTAN mendaulat Chef Edwin Lau sebagai Duta nya dalam kampanye ayam dingin segar ini dengan alasan survei para ibu yang suka masak memilih Chef Edwin Lau. Ibu-ibu juga mengakui bahwa Chef Edwin ini ganteng “ya saya juga mengakui sih makanya curi-curi kesempatan aja photo bareng” Hahahaha

Diluar kriteria gantengnya yang sebenarnya itu mah bonus ya ibu-ibu (ingat bapak dirumah loh)…

Chef Edwin Lau ini jago masak pastinya, sudah tidak diragukan lagi kan? Dan satu lagi yang paling penting Chef Edwin Lau sangat disiplin memerhatikan setiap proses mengolah makanannya sehingga setiap masakan yang beliau hidangkan memang terjamin sehat. Dengan alasan-alasan terebut maka KEMENTAN menggandeng chef Edwin Lau untuk turut menyukseskan kampanye “Ayam Dingin Segar” ini kepada masyarakat khususnya ibu-ibu di Indonesia yang memang punya andil dalam urusan asupan gizi serta kesehatan keluarganya 🙂

Edukasi Ayam Dingin Segar

Seperti yang saya bilang tadi sebenarnya saya sendiri cukup awam soal mengolah ayam yang baik dan benar karena cara memasak yang saya kerjakan selama ini juga mencontoh cara ibu saya loh, yang mungkin juga kan ibu saya pun mencontoh lagi cara nenek saya makanya resep turun temurun ini sekarang dalam generasi saya harus bisa dipertanggung jawabkan demi kualitas hidup sehat.

Jadi ceritanya selama ini saya ogah beli ayam beku karena menganggap ayam beku itu gak fresh dan udah lama atau ayam yang sisa jualan gak habis udah agak bau baru dibekukan. Dan ternyata mindset saya itu semua SALAH!!!!

Kementrian Pertanian Republik Indonesia pada 6 Oktober 2016 yang diwakili sekretaris direktorat jendral KEMENTAN RI Bapak Dr. Ir Riwantoro, MM kemarin memaparkan bahwa masyarakat Indonesia harus di edukasi dalam urusan mengolah unggas atau karkas dengan baik agar terhindar dari penyakit flu burung. KEMENTAN sangat berharap dengan kampanye ini maka Indonesia menjamin ketahanan pangan dan menghasilkan generasi yang sehat dan kuat.

Sri Mukartini, selaku Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian juga mempunyai misi agar kampanye ini dapat diterima dengan positif untuk setiap kalangan agar setiap kita menyadari serta memerhatikan kualitas produk ayam yang layak dikonsumsi. Mengingat jumlah konsumsi ayam yang semakin meningkat maka segi kesehatan dalam mengonsumsinya pun harus ditingkatkan.

Ayam Dingin Segar adalah ayam segar yang doproses dari ayam sehat dibawah lini produksi yang berstandar aman melalui proses pendinginan dalam suhu 4oC sehingga gizi ayam tetap terjaga dan mencegah bakteri berkembang

Lantas apa nilai positif bagi kesehatan ayam dingin atau ayam frozen tersebut?

Selama ini saya memahami bahwa ayam segar itu adalah ayam yang baru dipotong dengan ciri-ciri umum seperti warna ayam yang masih segar warnanya cream agak pink gitu ya, aroma ayam segar, serta teksturnya yang kenyal hanya itu saja tetapi saya tidak memerhatikan bagaimana ayam itu harus disimpan.

Berdasarkan penelitian ayam hanya mampu bertahan selama 4 jam saja dalam suhu ruang setelah dipotong itu makanya tidak boleh terputus rantai dinginnya untuk mencegah tersebarnya bakteri yang berkembang pada ayam tersebut karena ternyata tidak hanya satu bakteri yang berkembang karena setiap 15 menit nya kuman atau bakteri itu terus bertambah, berkembang hingga bisa mncapai satu juta bakteri dalam ayam selama disimpan di suhu ruang 4 jam saja.

Cukup mengerikan ya? Lalu bukan kah proses pencucian dan pematangan dalam suhu api yang tinggi bisa membunuh bakteri-bakteri tersebut?

Chef Edwin Lau menyatakan bahwa dalam suhu panas bakteri justru akan semakin kuat bahkan E-Coli masih hidup. Lain hal nya dengan ayam beku dalam suhu 4oC setelah proses pemotongan selain kesegaran yang masih terjaga gizi nya pun berkurang sedikit setelah dimasak tapi masih terjaga. Bakteri dalam suhu tersebut tertidur dan tidak berkembang sehingga ayam ini jauh lebih sehat, bernutrisi, berprotein tinggi, kaya vitamin (B2 dan B6) mineral (tambaga, fosfor dan selium) memiliki rasa yang nikmat dan aroma yang lezat serta mengandung sedikit lemak jenuh jadi ayam dingin segar adalah pilihan yang tepat Menurut Chef Edwin 🙂

Lalu bagaimana sih caranya memilih ayam potong yang segar, mending nonton tips dari Chef Edwin Lau ini dulu yuk biar gak cape juga baca tulisan saya 😀

Ada tambahan sebnarnya dari video ini, jangan lupa minta es yang banyak ya ibu-ibu saat ayam nya mau dibawa pulang….

Gimana mak? Segar kan kalau udah nonton chef Edwin dengan tips ayam dingin segarnya? Hehehe

Perkataan yang paling ngena dari seorang Chef Edwin Lau adalah ketika beliau dihadapkan dalam sebuah pertanyaan tentang tanggung jawab besar beliau saat didaulat sebagai Duta Ayam Dingin Segar ini. Selain tantangan berat karena mengubah mindset yang sudah tertanam cukup lama tentang ayam segar itu sendiri beliau meyakini bahwa sebuah paksaan adalah bukan cara yang asyik untuk diterima. Usaha beliau adalah cukup dengan apply cara hidup sehat untuk dirinya sendiri 🙂

Kita bisa dengan mudah mendapatkan ayam dingin segar ini, mau beli di supermarket, hypermart, atau pasar traditional yang sudah memberlakukan ayam dingin. Ayam dingin lebih praktis dan mudah diolah selain itu yang terpenting adalah gizi yang tersimpan utuh dan tidak ada penyebaran bakteri. Jadi untuk saat ini saya faham bagaimana mempertanggung jawabkan kesehatan anggota keluarga saya dengan usaha menjaga asupan gizi keluarga 🙂

Nah…. Kampanye ini akan terus berlangsung hingga tahun 2017 dengan tersedianya foodtruck oleh KEMENTAN yang akan berkeliling didampingi demo masak oleh chef Edwin Lau dan Masyarakat diperbolehkan untuk mencicipi serta mendapat edukasi mengenai ayam dingin segar ini. Untuk info lebih lanjut mengenai kegiatannya bisa loh cek-cek info lengkapnya di klik link ini Ayam Dingin Segar

Atau kita juga bisa kepoin sosmednya di FB, Twitter, dan Instagram Ayam Dingin Segar atau search hasgtag #AyamDinginSegar

Video Kampanye Ayam Dingin Segar Bersama Chef Edwin Lau

Setelah mengikuti kegiatan kampanye ini saya jadi mulai memikirkan banyak hal karena dampak negatif yang akan ditemukan dikemudian hari. Seolah-olah nyicil penyakit dong ya kalau tidak segera mengganti pola pikir dan pola hidup sehat. Selama ini tahunya itu-itu saja tentang bahan baku tahu jadi, tahu makan dan tahu kenyang belum ke tahu bulat …. Eh… eh…. dan ternyata ini tidak baik 🙂
Jadi mak? Mau pilih ayam dingin segar atau ayam frozen segar? Hehehe
Maaf tidak ada pilihan ayam hangat baru dipotong karena sekarang saya tahu setiap 15 menit bakteri berkembang disana. Gak percaya? Buktinya kalau kelamaan disuhu ruang kan cepat bau, berarti bakterinya sudah banyak banget. 
Aaaah….. Lumayan ya sekarang jadi agak pinter dikit Raisa 😀
Ingat ya bu….. Ayam tak perlu kehangatan seperti seorang yang kesepian. Ehehehehe
Salam Ayam Dingin Segar!
Salam Hidup Sehat!
Salam Raisa Hakim 🙂

21 COMMENTS

  1. Aku juga baru ngeuh dengan daging ayam sehat itu yang kayak gimana. Dulu sih kirain selama belum ngeluarin bau, daging ayam itu oke-oke aja. Ternyata enggak, ya. Itu bukan jaminan daging ayam yang sehat. Bisa aja di situ banyak bakterinya. Euh… Serem. Hayuk atuh kita pilih daging ayam dingin segar…

  2. waaah aku baru tau loh mbaaa … jd selama ini salah dong yaa… kyknya mulai besok, aku minta ke ART ku, kalo soal ayam2, mending beli di supermarket2 aja deh, drpd di pasar.. pasar deket rumahku ga ada ayam yg didinginin gitu soalnya

  3. Aakk… jadi saya salah beli ayam di tukang ayam di pasar itu ya. Krn dia mungkin bisa 4 jam lbh nongki di pasar dngn ayam2 yg sdh dipotong sejak pagi mungkin. Wah makadih infonya mak. Hrs diteruskan ke ibu2 yg lain nih info penting ini….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here