<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RaisaHakim.com &#187; Healthy</title>
	<atom:link href="http://raisahakim.com/category/healthy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://raisahakim.com</link>
	<description>All about Family, Life, Women and Marriage.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Dec 2009 08:00:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Berat Badan yang Ideal itu&#8230;?</title>
		<link>http://raisahakim.com/berat-badan-yang-ideal-itu/</link>
		<comments>http://raisahakim.com/berat-badan-yang-ideal-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 03:56:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Raisa Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Healthy]]></category>
		<category><![CDATA[Women]]></category>
		<category><![CDATA[Berat Badan Ideal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://raisahakim.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Berat badan ideal? Dambaan setiap perempuan, saya juga Anda! Seseorang dikatakan memiliki berat badan ideal ketika bentuk tubuh tidak terlalu kurus dan juga tidak terlalu gemuk. Dan jika serasi antara berat dan tinggi badan yang dimilikinya.
Agar tubuh seseorang ideal, lemak di dalam tubuhnya harus dalam keadaan normal. Lemak memang diperlukan di dalam tubuh, namun jagalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berat badan ideal? Dambaan setiap perempuan, saya juga Anda! Seseorang dikatakan memiliki berat badan ideal ketika bentuk tubuh tidak terlalu kurus dan juga tidak terlalu gemuk. Dan jika serasi antara berat dan tinggi badan yang dimilikinya.</p>
<p>Agar tubuh seseorang ideal, lemak di dalam tubuhnya harus dalam keadaan normal. Lemak memang diperlukan di dalam tubuh, namun jagalah jangan sampai kekurangan atau kelebihan. Untuk menunjang kehidupan seseorang, harus ada lemak minimal sebanyak 3% dari berat badan. Lemak ini disebut sebagai lemak esensial yang terdapat pada <span id="more-211"></span>membran sel, sumsum tulang, jaringan syaraf, sumsum tulang belakang, otak, sekitar jantung, paru, hati, limpa, ginjal, dan juga usus.</p>
<p>Jika lemak dalam tubuh lebih dari 3% berat badan, maka bisa dikatakan timbunan lemak. Timbunan lemak ini dapat menjadi pelindung organ-organ bagian dalam tubuh terhadap cedera. Jumlah timbunan lemak yang normal berbeda antara pria dan wanita. Kandungan lemak yang normal dalam tubuh pria dewasa muda adalah 15 hingga 20% dari berat badan. Sedangkan pada wanita dewasa muda adalah sebesar 20 hingga 25%. Proporsi ini akan meningkat sesuai dengan umur. Contohnya pada pria dewasa tua sampai dengan 27% dari berat badan, sedangkan wanita dewasa tua mencapai hingga 30% dari berat badan.</p>
<p>Kelebihan berat badan merupakan suatu keadaan terjadinya penimbunan lemak secara berlebih yang dapat menyebabkan naiknya berat badan. Seseorang mengalami kelebihan berat badan apabila beratnya 10 hingga 20% di atas berat ideal. Seseorang yang memiliki kelebihan berat badan akan merasa:</p>
<ol>
<li> sering kehabisan nafas</li>
<li> Badan terasa berat</li>
<li> Sering kepanasan</li>
<li> Sering sakit pada bagian pinggang, pinggul, paha, dan lutut.</li>
</ol>
<p>Hal ini tentu merupakan suatu peringatan bahwa orang tersebut dapat mulai mengataur makanan dan latihan fisik yang cukup agar tetap sehat dan bugar.</p>
<p>Seseorang dikatakan kegemukan bila terjadi kenaikan berat badan sebesar 20% dari berat badan ideal. Kegemukan dapat diukur dari timbunan lemak tubuh. Seorang wanita dewasa dikatakan kegemukan bila lemak dalam tubuhnya sudah lebih dari 30% berat badan idealnya. Sedangkan untuk pria dewasa, ia akan dikatakan kegemukan bila sudah melebihi 27% dari berat badan idealnya.</p>
<p>Sumber: kalbenutrion</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://raisahakim.com/berat-badan-yang-ideal-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Menghadapi Stres</title>
		<link>http://raisahakim.com/tips-menghadapi-stres/</link>
		<comments>http://raisahakim.com/tips-menghadapi-stres/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 07:43:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Raisa Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Healthy]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen stres]]></category>
		<category><![CDATA[Menghadapi Stress]]></category>
		<category><![CDATA[Stress]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Stress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://raisahakim.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Siapa sih yang belum pernah merasakan Stress? Semua orang saya rasa pernah mengalami kondisi dimana adanya rasa lelah pada kondisi mental, sosial dan fisik, kehilangan atau malah bertambah nafsu makan, sakit kepala, emosi turun naik, sulit tidur dan tidur berlebihan. Lantas perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan merupakan bagian dari tanda-tanda Stress.
Menurut kalbenutional, manajemen stres adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siapa sih yang belum pernah merasakan Stress? Semua orang saya rasa pernah mengalami kondisi dimana adanya rasa lelah pada kondisi mental, sosial dan fisik, kehilangan atau malah bertambah nafsu makan, sakit kepala, emosi turun naik, sulit tidur dan tidur berlebihan. Lantas perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan merupakan bagian dari tanda-tanda Stress.</p>
<p>Menurut kalbenutional, manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada di sekitar memberi tuntutan yang berlebihan kepada Anda.</p>
<p>Lalu, apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengatur stres?<span id="more-208"></span></p>
<ol>
<li> Perhatikan lingkungan sekitar kita. Mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat kita ubah. Atau bahkan kita kendalikan.</li>
<li> Kenalilah cara terbaik untuk merelaksasikan diri kita. Meditasi dan latihan pernafasan terbukti efektif dalam mengendalikan stres. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran kita dari pikiran-pikiran yang menggangu.</li>
<li> Jauhkan diri dari situasi-situasi yang menekan kita. Beri diri kita kesempatan untuk beristirahat walaupun hanya untuk beberapa saat setiap hari.</li>
<li>Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup, Kita akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.</li>
<li> Cobalah untuk memprioritaskan beberapa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti di belakang.</li>
<li> Jangan membebani diri kita sendiri secara berlebihan. Tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa yang prioritas.</li>
<li>Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi kita terhadap hal tersebut.</li>
<li> Belajarlah untuk mengenali stres. Tingkatkan reaksi tubuh kita dan buatlah pengaturan diri terhadap stres.</li>
<li>Hindari reaksi yang berlebihan. Hindari perasaan benci, bingung, mengamuk, dan depresi yang berlebihan.</li>
<li>Cukup beristirahat</li>
<li> Hindari stres, dengan melakukan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.</li>
<li> Jangan menghindar dengan mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan yang dianggap dapat menyembunyikan stres namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.</li>
<li> Tingkatkan ketahanan diri kita</li>
<li> Jadilah seseorang yang berfikir positif. Tanamkan pada diri kita bahwa kita dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://raisahakim.com/tips-menghadapi-stres/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lingkar Pinggang Barometer Kesehatan</title>
		<link>http://raisahakim.com/lingkar-pinggang-barometer-kesehatan/</link>
		<comments>http://raisahakim.com/lingkar-pinggang-barometer-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 07:53:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Raisa Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Healthy]]></category>
		<category><![CDATA[asam tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[bahkan stroke]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan pernapasan]]></category>
		<category><![CDATA[ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkar pinggang]]></category>
		<category><![CDATA[osteoarthritis]]></category>
		<category><![CDATA[penumpukan kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Ukur Lingkar Pinggang Ideal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://raisahakim.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Lingkar pinggang disebut-sebut sebagai &#8220;barometer&#8221; kesehatan. Lingkar pinggang juga bisa dijadikan patokan terjadinya penumpukan kolesterol, yang merupakan sumber penyebab munculnya beragam penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, ginjal, hipertensi, gangguan pernapasan, osteoarthritis, asam tinggi, kanker, diabetes, bahkan stroke.
Ukur Lingkar Pinggang
Perut yang membuncit akan diikuti dengan membesarnya ukuran lingkar pinggang. Waspadahal jika lingkar pinggang lebih dari 80 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lingkar pinggang disebut-sebut sebagai &#8220;barometer&#8221; kesehatan. Lingkar pinggang juga bisa dijadikan patokan terjadinya penumpukan kolesterol, yang merupakan sumber penyebab munculnya beragam penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, ginjal, hipertensi, gangguan pernapasan, osteoarthritis, asam tinggi, kanker, diabetes, bahkan stroke.</p>
<p><strong>Ukur Lingkar Pinggang</strong><br />
Perut yang membuncit akan diikuti dengan membesarnya ukuran lingkar pinggang. Waspadahal jika lingkar pinggang lebih dari 80 cm. Untuk pria, tindakan penyelamatan perlu dilakukan jika lingkar pinggang berukuran lebih dari <span id="more-181"></span>90 cm. Segera lakukan diet, lalu terapkan pola makan sehat agar berat badan tetap seimbang.</p>
<p><strong>Sudah berdiet tapi tak kunjung terlihat hasilnya?</strong><br />
Kegagalan berdiet umumnya disebabkan oleh pola diet yang keliru seperti hanya mengurangi frekuensi makan (misalnya dari 3 kali sehari mejadi 2 kali sehari) padahal seharusnya yang dikurangi adalah porsi makanan-nya. Satu lagi, mudah tergiur makanan manis dan berlemak.</p>
<p><strong>Pengaturan Nutrisi</strong><br />
Diet rendah kalori bisa membantu mengontrol berat badan karena makanan rendah kalori seperti buah-buahan, sayuran, sup, daging tanpa lemak dan produk-produk olahan susu rendah lemak memiliki kandungan air yang cukup tinggi namun kandungan lemaknya rendah. Selain itu, usahakan tidak langsung tidur segera setelah makan serta imbangi diet dengan olahraga teratur. Kurus saja tidak cukup, sebaiknya  tubuh yang langsing namun tetap sehat</p>
<p><strong>Tips Nutrisi yang bisa dicoba:</strong></p>
<ol>
<li>Sesuaikan kebutuhan nutrisi dengan berat badan, tinggi badan, usia dan aktivitas fisik.</li>
<li>Kunci keberhasilan diet yang baik dan sehat adalah kalori disesuaikan, lemak diminimalkan dan protein dicukupkan.</li>
<li>Penurunan berat badan harus dilakukan secara bertahap agar kulit tidak bergelampir dan kusam. Pada penurunan berat badan secara drastis, bukan lemak yang berkurang, melainkan otot dan cairan tubuh.</li>
<li>Baca dengan cermat kandungan nutrisi yang tertera pada kemasan makanan.</li>
<li>Olahraga intensitas sedang (tidak sampai kelelahan) ditambah olahraga perut secara teratur (5 hingga 7 hari seminggu) akan membantu mendapatkan tubuh yang langsing, perut datar dan sehat.</li>
<li>Tekun, sabar, disiplin tinggi dan tekat yang teguh sangat diperlukan agar berhasil memiliki tubuh ideal dan sempurna.</li>
</ol>
<p><em>Sumber: Kalbe Nutritionals</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://raisahakim.com/lingkar-pinggang-barometer-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
