<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RaisaHakim.com &#187; Artikel Ibu &amp; Anak</title>
	<atom:link href="http://raisahakim.com/category/artikel-ibu-anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://raisahakim.com</link>
	<description>All about Family, Life, Women and Marriage.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Dec 2009 08:00:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Stimulasi Berbagai Kecerdasan Untuk Janin</title>
		<link>http://raisahakim.com/stimulasi-berbagai-kecerdasan-untuk-janin/</link>
		<comments>http://raisahakim.com/stimulasi-berbagai-kecerdasan-untuk-janin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 09:26:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Raisa Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Ibu & Anak]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[janin]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Stimulasi Kecerdasan Janin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://raisahakim.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Stimulasi dapat diberikan sejak bayi masih dalam kandungan ibu. Stimulasi ini diberikan pada janin agar tumbuh dengan sehat dan cerdas. Berikut ini ada beberapa hal  yang merupakan tahap perkembangan janin yaitu :

Batang otak: Detak jantung, temperatur
 Otak tengah dan sistem limbic : kontrol tidur, nafsu makan, arousal, kontrol emosi
 Korteks: Pikiran rasional, proses analitis
 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Stimulasi dapat diberikan sejak bayi masih dalam kandungan ibu. Stimulasi ini diberikan pada janin agar tumbuh dengan sehat dan cerdas. Berikut ini ada beberapa hal  yang merupakan tahap perkembangan janin yaitu :</p>
<ol>
<li>Batang otak: Detak jantung, temperatur</li>
<li> Otak tengah dan sistem limbic : kontrol tidur, nafsu makan, arousal, kontrol emosi</li>
<li> Korteks: Pikiran rasional, proses analitis<span id="more-204"></span></li>
<li> Selain dari tahap perkembangan janin, terdapat pula tahap perkembangan panca indra, yaitu:</li>
<li> Hidung: 8-15 minggu, mencicip dan mencium bau ketuban, mengenali ibu pertama kali.</li>
<li> Tangan: 16-27 minggu, tenang karena sentuhan ibu.</li>
<li> Mata: Bayi baru lahir tertarik pada warna, pola, kurva, gambar 3 dimensi, wajah.</li>
<li> Telinga: 20-28 minggu, merespon suara dari luar.</li>
</ol>
<p>Diskusikan jika saat ini Anda sedang hamil, Apa yang sudah Anda lakukan terhadap janin Anda? Dan jika tidak sedang hamil, Apa yang Anda ketahui tentang orang sekitar Anda yang sedang hamil?</p>
<p>Kondisi tubuh Ibu hamil akan mempengaruhi sifat pada janin,seperti berikut ini:</p>
<p>Bayi yang penuh cinta &amp; aman :</p>
<ol>
<li> Yakin dan penuh harapan</li>
<li> Cerdas, terbuka terhadap info baru, ingin tahu, percaya diri</li>
<li>Mudah beradaptasi</li>
<li> Bayi yang ditolak dan dilecehkan :</li>
<li> Cemas dan terlalu waspada</li>
<li> Apapun yang dianggap tak relevan dengan bahaya sebelumnya jadi dianggap tak penting</li>
<li> Impulsif, kasar</li>
<li> Multiple intelligence : Logical Mathematical (Kecerdasan Logis-Matematis)</li>
</ol>
<p>Kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan mengolah hal-hal yang bersifat matematis dan ilmiah. Yang paling utama dalam kecerdasan ini adalah NALAR.<br />
Contohnya: Detak jantung ibu, Pola hidup, maupun musik dengan irama teratur dapata meningkatkan kecerdasan logis matematis.</p>
<p><strong>Verbal Linguistic (Kecerdasan Bahasa)</strong></p>
<p>Kecerdasan dalam memahami dan mengingat banyak kosa kata, serta kemapuan untuk mengungkapkan pemikiran dalam kalimat yang terstruktur. Juga termasuk ketrampilan dalam menggunakan berbagai bahasa yang bukan bahasa ibu. Kecerdasan bahasa juga dapat diberikan dengan cara: Ayah/ibu berbicara, cerita ibu, Intonasi, dan Syair lagu.</p>
<p><strong>Visual Spatial (Kecerdasan Visual-Spasial)</strong><br />
Kecerdasan dalam memahami skema, gambar, seni, dll. Termasuk juga pemahaman terhadap tempat / peta serta pemahaman terhadap bidang geometri seperti bentuk, besar, volume, panjang, dll.</p>
<p><strong>Musical Rhythmic (Kecerdasan Music)</strong><br />
Kecerdasan untuk bisa mengenal lagu, memainkan alat musik ataupun untuk mudah menghapal lagu. Contohnya: Musik yang didengar ibu dan bayi, detak jantung ibu, berbagai sumber bunyi, ritme musik.</p>
<p><strong>Bodily Kinesthetic (Kecerdasan Kinestetik)</strong><br />
Kecerdasan yang berhubungan dengan kelenturan dalam menggerakkan tubuh, melakukan berbagai gerakan. Contohnya : Gerakan bayi dalam rahim maupun gerakan ibu.</p>
<p><strong>Interpersonal (Kecerdasan Interpersonal)</strong><br />
Kecerdasan yang berhubungan dengan kemudahan bergaul ataupun berbagai perasaan / curhat dengan oranglain serta mampu bekerjasama dengan orang lain. Contohnya : bicara dengan orang lain, sikap positif ibu ketika bersama orang lain.</p>
<p><strong>Intrapersonal (Kecerdasan Intrapersonal)</strong><br />
Kecerdasan tentang dirinya sendiri, sejauh mana seseorang mengenal dirinya sendiri.</p>
<p><strong>Naturalistic (Kecerdasan Naturalistic)</strong><br />
Kecerdasan yang berhubungan dengan alam, termasuk dapat menjaga serta melestarikan pohon dan binatang dan memiliki sensitivitas terhadap perubahan alam. Contohnya : Merasakan suhu panas atau dingin.</p>
<p><em>Sumber: Anna Surti Ariani, Psi, 23 mei 2009, NFL</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://raisahakim.com/stimulasi-berbagai-kecerdasan-untuk-janin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Mengatasi Muntah di Awal Kehamilan</title>
		<link>http://raisahakim.com/tips-mengatasi-muntah-di-awal-kehamilan/</link>
		<comments>http://raisahakim.com/tips-mengatasi-muntah-di-awal-kehamilan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 05:04:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Raisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Ibu & Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kehamilan dan Kelahiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://raisahakim.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Muntah di awal kehamilan memang sering dialami oleh sebagian besar Ibu hamil. Hal semacam ini wajar dialami Ibu hamil pada trisemester awal kehamilan. Bahkan diantaranya ada yang sampai 4 bulan, 6 bulan bahkan 9 bulan usia kandungan masih mengalami mual dan muntah.
Beberapa tips di bawah ini semoga dapat membantu Anda untuk mengatasi mual dan muntah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Muntah di awal kehamilan memang sering dialami oleh sebagian besar Ibu hamil. Hal semacam ini wajar dialami Ibu hamil pada trisemester awal kehamilan. Bahkan diantaranya ada yang sampai 4 bulan, 6 bulan bahkan 9 bulan usia kandungan masih mengalami mual dan muntah.</p>
<p>Beberapa tips di bawah ini semoga dapat membantu Anda untuk mengatasi mual dan muntah di awal kehamilan:<span id="more-152"></span></p>
<ul>
<li>Makan dalam jumlah       sedikit namun sering. Makan dengan porsi banyak akan membuat Anda       bertambah mual.</li>
<li>Konsumsi makanan yang       banyak mengandung karbohidrat (roti, kentang, biskuit) dan protein.       Selain itu, konsumsi pula sayur dan buah-buahan.</li>
<li>Jangan terburu-buru       bangun saat bangun tidur. Duduk dahulu, lalu perlahan bangun. Jika Anda       sering merasa mual saat bangun di pagi hari, siapkanlah makanan       ringan di dekat tempat tidur Anda. Makanlah terlebih dahulu sebelum       Anda mencoba berdiri.</li>
<li>Hindari makanan       berlemak, berminyak dan pedas yang justru akan menambah rasa mual Anda.</li>
<li>Konsumsi air putih       yang cukup, hindari minuman yang mengandung kafein dan karbonat.</li>
<li>Komsumsi vitamin B6       yang efektif untuk megurangi rasa mual pada Ibu hamil. Namun sebaiknya       konsultasikan dahulu dengan dokter Anda untuk pemakaiannya.</li>
<li>Dengan pengobatan       tradisional. Caranya: mengkonsumsi air jahe atau permen jahe.</li>
<li>Banyak istirahat dan       rileks. Stres hanya akan memperburuk rasa mual Anda.</li>
</ul>
<p>Disadur/diedit dari kalbenutritionals.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://raisahakim.com/tips-mengatasi-muntah-di-awal-kehamilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyusui : Pentingnya Menyusui dan Hukum-Hukumnya</title>
		<link>http://raisahakim.com/menyusui-pentingnya-menyusui-dan-hukum-hukumnya/</link>
		<comments>http://raisahakim.com/menyusui-pentingnya-menyusui-dan-hukum-hukumnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 06:16:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Raisa Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menyusui dan Mengasuh Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[Menyusui]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya Menyusui]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://raisahakim.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Islam menganggap susuan merupakan salah satu dari tiga penghalang pernikahan yang syar&#8217;i, yaitu : kedekatan nasab, pernikahan, dan susuan. Hanya Islam sajalah yang menganggap susuan sebagai penghalang pernikahan. Adapun agama-agama lain di seluruh dunia tidak menganggap susuan sebagai penghalang pernikahan sehingga tidak menimbulkan suatu hukum apapun. Oleh karena pentingnya perkara ini, kami akan semaksimal mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Islam menganggap susuan merupakan salah satu dari tiga penghalang pernikahan yang syar&#8217;i, yaitu : kedekatan nasab, pernikahan, dan susuan. Hanya Islam sajalah yang menganggap susuan sebagai penghalang pernikahan. Adapun agama-agama lain di seluruh dunia tidak menganggap susuan sebagai penghalang pernikahan sehingga tidak menimbulkan suatu hukum apapun. Oleh karena pentingnya perkara ini, kami akan semaksimal mungkin menerangkan bagian-bagian terpenting dari masalah ini tanpa memerinci ucapan para ulama dan dalil-dalinya sebab hal ini sudah dibahas dalam kitab-kitab fiqh. Kami ringkas pembahasan ini sebagai berikut :</p>
<p><strong>1. Pentingnya Menyusui dan Hukum-Hukumnya</strong></p>
<p>Sesungguhnya susuan merupakan satu penghubung dari hubungan kekerabatan yang menghalangi pernikahan. Hal ini dapat dilihat dalam firman Allah Swt ketika menerangkan bab perempuan yang haram untuk dinikahi, diantaranya adalah :</p>
<p align="center"><em> ["Dan ibu-ibumu yang menyusui kamu dan saudara perempuan sepersusuan"]</em> An-Nisaa&#8217; : 23</p>
<p>Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ibnu &#8216;Abbas t bahwasanya Rasulullah Saw bersabda :</p>
<p align="center"><strong></strong></p>
<p align="center"><em>["Diharamkan karena susuan sebagaimana diharamkan karena nasab"]</em></p>
<p>Maksudnya, susuan adalah salah satu sebab diharamkannya pernikahan diantara kerabat sepersusuan. Susuan mengakibatkan adanya jalinan kemahraman sebagaimana jalinan nasab. Seperti kekerabatan dalam nasab, di sana ada bapak, ka, ibu, paman, bibi (dari pihak laki-laki maupun perempuan), saudara laki-laki, dan saudara perempuan. Demikian juga dalam susuan. Maka seorang yang menyusu dari seorang perempuan dengan susuan yang memenuhi syarat maka jadilah perempuan tersebut sebagai ibunya, suami perempuan sebagai bapaknya, semua anak-anaknya sebagai saudara, saudara perempuannya menjadi bibinya, dan saudara laki-laki menjadi pamannya sepersusuan. Diharamkan baginya untuk menikah dengan siapapun dari mereka, sebagaimana diharamkan atasnya untuk menikah dengan kerabat karena jalinan nasab.</p>
<p>Oleh Karena susuan itu merupakan hukum syariat yang mengharamkan adanya pernikahan maka tidak boleh menyepelekan perkara ini. Tidak boleh bagi wanita yang menyusui untuk menyususi anak orang lain tanpa memberitahu dan mempopulerkannya. Bahkan dia wajib untuk berhati-hati dalam perkara ini dengan menyebarluaskan kepada manusia supaya mereka mengerti bahwa dia telah menyusui si fulan atau fulanah. Dipertegas lagi untuk dicatat dalam catatan khusus di Pengadilan Agama atau yang lainnya supaya menjadi sandaran bagi manusia dan supaya diketahui siapa yang menyusui dan siapa yang disusui sehingga tidak terjadi perkawinan antar mahram dalam keadaan tidak mengerti.</p>
<p>Alangkah baiknya kalau negeri Islam dibangun di atas pemikiran seperti ini sehingga dibentuk di Pengadilan Agama atau yang lainnya: &#8220;Kantor Pencatatan Susuan&#8221; yang mencatat keadaan susuan dan kepastiannya untuk menjaga kepentingan tersebut ketika aqad nikah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://raisahakim.com/menyusui-pentingnya-menyusui-dan-hukum-hukumnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pendahuluan Bab 6 Tentang Kehamilan dan Kelahiran</title>
		<link>http://raisahakim.com/pendahuluan-bab-6-tentang-kehamilan-dan-kelahiran/</link>
		<comments>http://raisahakim.com/pendahuluan-bab-6-tentang-kehamilan-dan-kelahiran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 06:13:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Raisa Hakim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehamilan dan Kelahiran]]></category>
		<category><![CDATA[Kehamilan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelahiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://raisahakim.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Sesungguhnya tujuan paling utama dari pernikahan secara mutlak adalah untuk mendapatkan anak. Sebagaiman firman Allah Swt :

["Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu"] Al-Baqarah : 187
yaitu jima&#8217;i lah isteri-isteri kalian di malam hari Bulan Ramadhan dan berharaplah dari jima&#8217; itu apa yang telah Allah tentukan bagi kalian berupa anak. Adapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sesungguhnya tujuan paling utama dari pernikahan secara mutlak adalah untuk mendapatkan anak. Sebagaiman firman Allah Swt :</p>
<p align="center"><strong></strong></p>
<p align="center"><em>["Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu"] </em>Al-Baqarah : 187</p>
<p>yaitu jima&#8217;i lah isteri-isteri kalian di malam hari Bulan Ramadhan dan berharaplah dari jima&#8217; itu apa yang telah Allah tentukan bagi kalian berupa anak. Adapun memuaskan syahwat, bersenang-senang, dan memenuhi keinginan jiwa menempati tingkatan berikutnya dari tujuan-tujuan pernikahan.</p>
<p>Orang muslim tidak menginginkan anak semat-mata tetapi menginginkan anak yang sholeh yang akan membawa nasabnya, mendo&#8217;akannya dengan do&#8217;a yang baik, baik ketika hidup ataupun sesudah meninggal. Inilah do&#8217;a orang-orang mu&#8217;min yang sholeh, Allah Swt berfirman :</p>
<p align="center"><em> ["Dan orang-orang yang berkata : 'Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturukami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang bertaqwa"] </em>Al-Furqan : 74</p>
<p>Anak yang sholeh merupakan nikmat yang sangat besar dari Allah kepada hamba-Nya, adapun anak-anak yang jelek merupakan bencana dan kesedihan yang menyakitkan bagi seorang mu&#8217;min yang sholeh. Allah I jelaskan tentang apa yang dialami kedua orang tua yang mu&#8217;min dari kelancangan, penentangan, dan kesesatan anaknya. Allah Swt sebutkan dalam Al-Qur&#8217;an :</p>
<p align="center"><em> ["Dan orang-orang yang berkata kepada kedua kedua orang ibu bapaknya : 'Cis bagi kamu keduanya, apakah kamu keduanya memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan, padahal sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumku ?' lalu kedua ibu bapaknya itu memohon pertolongan kepada Allah seraya mengatakan : 'Celaka kamu, berimanlah ! Sesungguhnya janji Allah adalah benar'. Lalu dia berkata : 'Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang terdahulu belaka"] </em>Al-Ahqaf : 17</p>
<p>Anak yang sholeh berdo&#8217;a untuk kebaikan dirinya dan kedua orang tuanya serta anak keturunannya. Disebutkan dalam Al-Qur&#8217;an, tentang doa seorang anak yang sholeh :</p>
<p align="center"><em>["Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang sholeh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri"] </em>Al-Ahqaf : 15</p>
<p>Selanjutnya, kami jelaskan dalam bab kehamilan dan penyusuan ini perkara-perkara yang penting yang menyibukkan perhatian manusia dan untuk mengingatkan tentang hukum-hukum syar&#8217;i yang berkaitan dengan dua hal ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://raisahakim.com/pendahuluan-bab-6-tentang-kehamilan-dan-kelahiran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
